Struktur perekonomian Desa Senganan bertumpu pada sektor pertanian. Dimana sebagian besar penduduk Desa Senganan menggantungkan hidupnya dari pertanian yaitu sebesar 80%, hal ini juga dapat dilihat dari presentase penggunaan tanah sawah yaitu 3.844.625 m2 dan penggunaan tanah perkebunan dengan luas 2.100.125 m2 yang menghasilkan beraneka ragam produk pertanian mulai dari padi yang merupakan produk dominan, tomat, pisang, dll. Disamping itu sektor lain yang juga berkembang di Desa Senganan dan cukup banyak digeluti masyarakat yaitu pada sektor perternakan dari skala rumah tangga sampai skala usaha menengah yang pengelolaannya masih melakukan secara tradisional untuk menunjang perekonomian keluarga seperti ternak ayam, sapi, dan babi.
Tuesday, July 28, 2015
Ekonomi Desa Senganan
7:20 PM
No comments
Struktur perekonomian Desa Senganan bertumpu pada sektor pertanian. Dimana sebagian besar penduduk Desa Senganan menggantungkan hidupnya dari pertanian yaitu sebesar 80%, hal ini juga dapat dilihat dari presentase penggunaan tanah sawah yaitu 3.844.625 m2 dan penggunaan tanah perkebunan dengan luas 2.100.125 m2 yang menghasilkan beraneka ragam produk pertanian mulai dari padi yang merupakan produk dominan, tomat, pisang, dll. Disamping itu sektor lain yang juga berkembang di Desa Senganan dan cukup banyak digeluti masyarakat yaitu pada sektor perternakan dari skala rumah tangga sampai skala usaha menengah yang pengelolaannya masih melakukan secara tradisional untuk menunjang perekonomian keluarga seperti ternak ayam, sapi, dan babi.
Seni dan Budaya Desa Senganan
7:16 PM
No comments
Masyarakat
desa Senganan sebagian besar beragama Hindu yang sangat kental dengan
nilai-nilai adat istiadat budaya Bali di setiap nafas kehidupannya. Warisan
seni budaya juga tetap dipertahankan dan disakralkan oleh masyarakat seperti
tari Rejang, Pendet, dan Baris yang merupakan bagian dari pelaksanaan ritual
keagamaan sebagai, wujud bakti dan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa. Pelestarian
serta pengembangan nilai-nilai budaya perlu terus dilakukan dalam rangka untuk
mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin. Penguatan terhadap
lembaga-lembaga adat masih perlu dilakukan baik melalui peningkatan kapasitas
tokoh adat maupun keberadaan sarana prasarana pendukungnya. Demikian juga,
pengembangan dan pembinaan seka-seka dalam berkesenian masih perlu dilakukan
pembinaan agar warisan budaya tidak punah.
Tabel Jumlah
Penduduk berdasarkan agama yang ada di
desa Senganan Tahun 2014
No
|
Agama
|
Jumlah
(orang)
|
Keterangan
|
1
|
Hindu
|
6.773
|
|
2
|
Kristen
|
4
|
|
3
|
Budha
|
-
|
|
4
|
Islam
|
120
|
|
5
|
Katolik
|
-
|
Program Desa Senganan
7:12 PM
No comments
Bidang Infrastruktur
1. Pembuatan bak penampungan air minum di Banjar Dinas Bugbugan Kaja
2. Pembetonan jalan subak Rum di Banjar Dinas Bugbugan Anyar
3. Pengembangan badan usaha milik desa (Bumdes)
4. Pembetonan jalan subak Merta di Banjar Dinas Bugbugan Sari
5. Pembuatan irigasi di subak Srinadi, Rum dan Merta
6. Pengembangan usaha simantri di Banjar Dinas Senganan Kanginan
7. Pengembangan IRT di Banjar Dinas Senganan Kanginan
1. Pembuatan bak penampungan air minum di Banjar Dinas Bugbugan Kaja
2. Pembetonan jalan subak Rum di Banjar Dinas Bugbugan Anyar
3. Pengembangan badan usaha milik desa (Bumdes)
4. Pembetonan jalan subak Merta di Banjar Dinas Bugbugan Sari
5. Pembuatan irigasi di subak Srinadi, Rum dan Merta
6. Pengembangan usaha simantri di Banjar Dinas Senganan Kanginan
7. Pengembangan IRT di Banjar Dinas Senganan Kanginan
Data Perangkat Desa Senganan
6:57 PM
No comments
Sesuai
dengan PP no 72 tahun 2005 tentang desa, struktur pemerintah desa terdiri atas
pemerintah desa dan Badan Perwakilan desa (BPD). Sementara pemerintah desa
terdiri atas perbekel dan perangkat desa. Perangkat desa terdiri atas tiga
unsur yaitu unsur staf, unsur pelaksana teknis dan unsur wilayah. Unsur staf
adalah unsur yang dibentuk untuk tujuan pelayanan masyarakat seperti sekretaris
desa dan atau tata usaha. Unsur pelaksana teknis adalah unsur yang mempunyai
kegiatan di lapangan seperti urusan keamanan dan lain-lain. Sedangkan unsur wilayah
adalah pembantu prebekel di wilayah di bawah desa yaitu kelihan dusun. Selain
itu, desa juga akan dibantu oleh lembaga-lembaga swadaya kemasyarakatan seperti
LPM, PKK, Karang taruna.
Adapun organisasi pemerintahan Desa Senganan
adalah sebagai berikut ;
1. Prebekel :
I Wayan Sukarata
2. Sekretaris desa : I Gusti Ngurah Weka
3. Kepala Urusan,
a. Pemerintahan : I Made Subarata
b. Umum : I Made Sunartha
c. Kesejahteraan Rakyat : I Wayan Supartika
d.Pembangunan : Ni Wayan Jati Murniasih
e. Keuangan :
Ni Made Sukadewi
4. Kelihan Banjar Dinas
atau Kepala Dusun
a. Bugbugan
Sari : I Gusti
Ngurah Darma Astika
b. Bugbugan
Kaja : I Gusti
Ngurah Sastra Wijaya
c. Bugbugan
Kelod : I Gusti Ngurah
Warjana
d. Bugbugan
Anyar : I Nyoman
Sukanata
e. Pagi : I
Nyoman Sudarya
f. Pacung : I Wayan
Mudastra
g. Soka
Kawan : I Gusti
Ngurah Artawan
h. Soka
Kangin : I
Ketut Sudiarta
i.
Senganan Kangin : I Ketut Suamba
j.
Keridan : I Ketut
Sukarta
k. Senganan
Kawan Kaja : I Ketut
Subagiayasa
l.
Senganan Kawan Kelod : I Gusti Ngurah Yadnya
Struktur Organisasi
Lembaga Kemasyarakatan
1. Lembaga Permusyawaratan Desa/( BPD)
Ketua :
Wakil Ketua :
Sekretaris :
Anggota :
2. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa
(LPMD)
Ketua :
I Nyoman Sukanata
Wakil Ketua : I Wayan Mudastra
Sekretaris : I Wayan
Supartika
Wakil Sekretaris : -
Bendahara : I Ketut Sudiarta
Wakil Bendahara : -
Seksi Agama : -
Seksi Pendidikan :-
Seksi Kamtibmas : -
Seksi Kelembagaan : I Gusti Ngurah Darma Astika
Seksi Ek/ Industri/Kop : I Ketut Subagiayasa
SeksiLingkungan Hidup : -
Seksi Ketenagakerjaan : -
Seksi Kesehatan dan KB : -
Seksi PKK : -
Seksi Pemuda dan Orkes : I Made Sutika
Subscribe to:
Posts (Atom)




